Selasa, 30 April 2013

MENCEGAH DAN MENGATASI VIRUS


MENCEGAH DAN MENGATASI VIRUS


Setiap komputer yang sering terkoneksi ke dunia luar sangat mungkin terinfeksi oleh virus PC. Yang paling sering terjadi ketika Anda terhubung ke situs web melalui internet dan men-download sesuatu ke PC Anda. Anda juga bisa mendapatkan virus dari lampiran email atau dengan menyalin file dari suatu tempat, seperti CD atau flash disk. Bagaimana menjaga keamanan komputer dari virus? Yang paling aman adalah proteksi komputer dari dunia luar, jangan masukkan flash disk dan jangan koneksi ke internet. Tetapi ini sangat tidak mungkin dan hampir mustahil dilakukan.
Virus dari satu komputer bisa menyebar ke komputer lain, dengan media internet, drive eksternal seperti flash drive dan bisa juga jaringan lokal. Ketika virus baru masuk kekomputer, kebanyakan masih “tidur” alias tidak aktif. Biasanya pengguna komputerlah yang membangunkan virusnya.
Sebuah virus PC adalah yang berbentuk malware yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan menginfeksi program-program dan file. Beberapa jenis virus yang relatif tidak berbahaya, sering hanya mereplikasi diri atau menampilkan pesan lelucon. Tetapi yang lain mungkin sangat berbahaya dan bahkan dapat menghapus isi hard disk Anda.
Bagaimana mencegah dan mengatasi Virus
1.       Cara terbaik untuk menghindari virus adalah untuk menahan diri dan selektif serta berhati-hati dalam menyalin dan men-download file dari sumber yang tidak diketahui dan Anda tidak harus membuka lampiran email jika anda tidak tahu pengirim.
2.       Yang lebih penting adalah memastikan bahwa Anda memiliki perangkat lunak anti virus terbaik yang terpasang pada PC Anda dan yang selalu aktif dan up-to-date, tidak peduli seberapa sering Anda dapat mengakses internet.
3.       Biasakan melakukan scan terlebih dahulu sebelum meng-copy sebuah file dari pihak lain. Inilah kecerobohan yang paling sering terjadi. Pengamatan saya pada instansi tempat saya bekerja adalah virus paling sering menyebar melalui flash disk yang tidak di-scan terlebih dahulu. Ini memang rumit tetapi demi keamanan komputer.
4.       Jangan biasakan men-double klik file yang tidak Anda yakini keamanannya, ini akan langsung mengaktifkan virus jika file tersebut bervirus. Jika Anda hendak membuka sebuah foleder, sebaiknya klik kanan lalu pilih “Explorer” dan jangan “Open”. Mengapa? Karena seandainya ada virus dalam folder tersebut jika Anda pilih open maka virus langsung jalan. Jika Anda pilih explorer, Anda masih bisa melihat jika ada file aneh didalamnya.
5.       Jika Anda memiliki anti-virus software terinstal, diaktifkan dan harus diperbarui, dan menjalankan scan berkala. Jika ada hal-hal aneh mulai terjadi, seperti file menghilang atau menjadi korup, pesan aneh muncul, sistem crash atau pengolahan jadi melambat, maka itu adalah tanda-tanda.
6.       Jika Anda memiliki keterampilan, sebaiknya scan dengan antivirus dilakukan di safe mode, karena banyak program startup dinonaktifkan pada mode ini, termasuk mungkin program untuk bersembunyi virus.
7.       Alternatif lain adalah mengidentifikasi program atau services yang sedang jalan mungkin ada yang mencurigakan. Namun untuk eperluan ini Anda perlu belajar lebih jauh tentang macam-macam services sistem operasi windows. Tekan Ctrl, Alt dan Del bersama-sama untuk membuka Task Manager. Periksa daftar entri services yang berjalan baik pada Aplication maupun pada tab Process untuk melihat apakah ada yang dicurigai sebagai virus. Tetapi sebaiknya Anda hati-hati menonaktifkan apapun disini. Silakan lihat Serivices Windows Yang Tidak Boleh Diganggu, karena penjellasan services windows ada di sana.
8.       Jika Anda ingin menghilangkan virus PC secara manual, download utilitas autoruns dari website Microsoft dan kemudian ekstrak program ini. Restart PC Anda dalam safe mode lalu klik dua kali file autoruns.exe dan pilih menu Options. Lihat melalui semua tab untuk setiap kejadian virus yang ingin Anda hapus, klik kanan dan pilih Delete. Ini akan menghapus entri startup dari registry sehingga program akan pulih. Restart PC Anda dalam modus normal dan virus seharusnya tidak lagi hadir.

Sabtu, 27 April 2013

ALASAN MEMBUAT VIRUS


ALASAN MEMBUAT VIRUS

Hampir sebagian besar pengguna komputer tentu tidak akan suka dengan yang namanya virus komputer. Virus komputer dalam artian adalah program yang beragam jenisnya yang bersifat mengganggu, merusak, menjengkelkan dan membahayakan, mulai dari malware, spyware, adware, worm dan trojan.

Yang membuat kita tak habis pikir adalah dengan alasan apa ada orang di dunia ini yang 'iseng' membuat virus komputer sehingga membuat kesal para pengguna komputer.

Ada banyak alasan yang membuat seseorang menciptakan virus komputer, mulai dari motif pribadi, motif materi, sampai motif yang berbau mata-mata. Mari kita lihat 12 motif atau alasan dibalik kenapa seseorang membuat virus komputer.

1. Karena marah
Jika ada seseorang marah dia tentu bisa berbuat apa saja dan begitu pula jika yang sedang marah itu seorang programmer komputer yang bisa membuat virus komputer. Bayangkan jika programmer yang marah itu adalah pegawai di satu perusahaan yang marah karena ia dianggap tidak becus membuat suatu program untuk perusahaan dan akhirnya menyalurkan kemarahannya itu dengan membuat virus komputer yang menyerang seluruh komputer yang ada di perusahaan tersebut.
2. Melakukannya demi 'kesenangan'
Aneh memang jika ada orang yang membuat virus komputer demi kesenangan atau kepuasan pribadi. Orang seperti ini akan merasa senang atau puas ketika ia melihat hasil karyanya diliput luas oleh media cetak dan elektronik dan disebut sebagai seorang 'elit' yang berhasil merusak banyak komputer.
3. Spionase
Kegiatan spionase adalah tindakan mengumpulkan informasi untuk tujuan selain mencuri identitas atau demi materi. Biasanya dilakukan oleh mereka yang berkecimpung di dunia intelijen dan dilakukan guna mendapatkan informasi dari orang yang sebelumnya sudah mereka targetkan. Banyak orang yang khawatir dengan pembuat hardware asal Cina, mereka khawatir ada backdoor dalam hardware tersebut yang sengaja ditanamkan oleh pemerintah Cina atau pemerintah India yang khawatir dengan BlackBerry dan meminta pihak RIM menyediakan universal decryption keys untuk semua perangkat BB yang dijual di negara tersebut.
4. Gang online
Sekumpulan penjahat cyber yang membentuk gang. Ternyata gang online itu benar-benar nyata dan ada di dunia maya. Demi prestise gang-nya, biasanya mereka berkompetisi dengan gang online lainnya memperebutkan predikat gang online terbaik.
5. Naluri hacker
Seseorang dengan pola pikir hacker akan memiliki ketertarikan yang begitu tinggi tentang suatu hal dan tidak mudah puas kecuali ia mempraktekkannya sendiri. Sebagai contoh ia ingin mengetahui tentang kelemahan sebuah sistem operasi hp dengan membuat program kecil dan karena dia ingin tahu seberapa jauh pengaruhnya maka ia ujicobakan program kecil tersebut ke orang-orang di sekitarnya.
6. Uang
Selain kepuasan pribadi, motif lainnya yang dianggap paling dominan adalah karena uang. Banyak para penjahat cyber yang bisa disewa dengan sejumlah uang untuk melakukan spam, DDOS, botnet dan lain-lain
7. Politik
Serangan virus, worm atau DDOS dapat dilakukan oleh suatu kelompok dengan alasan politik. Umumnya mereka mencoba mencari perhatian dari publik akan keberadaan mereka dan menyuarakan aspirasi mereka walaupun itu dengan cara-cara negatif.
8. Kisah percintaan dan drama
Cinta bisa memberikan kekuatan, kalimat itu memang cocok bagi para pecinta. Tapi bagaimana jika gagal cinta alias cinta ditolak, apakah bisa memberikan kekuatan juga?
Kalau yang gagal cinta itu seorang programmer komputer atau mahir di bidang dan terlalu gelap mata maka bisa jadi ia akan menyalurkan emosinya untuk membuat virus komputer dengan menyisipkan puisi atau pesan bagi sang kekasih yang tidak bisa jadi pendampingnya. Ada yang merasa seperti itu?
 9. Sabotase
Mungkin dengan dalih balas dendam atau kompetisi, seseorang atau perusahaan akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melumpuhkan sistem informasi orang lain, baik itu dengan menyebarkan virus atau cara-cara lainnya sehingga dapat menghancurkan kredibilitas orang atau perusahaan saingannya tersebut. Dan praktek ini adalah praktek kotor yang tergolong kriminal.
10. Tantangan intelektual
Ego untuk menjadi nomer satu dalam suatu hal bisa melatarbelakangi seseorang membuat virus komputer. Ambil contoh saja jika ada sebuah perusahaan antivirus yang meluncurkan produk antivirus yang mengaku bisa membasmi segala macam virus komputer dan lalu orang itu tergerak ingin membuktikan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa membuat virus yang tidak bisa dideteksi oleh si antivirus.

 11. Pemerasan
Ada pihak-pihak yang menggunakan keahliannya membuat virus komputer untuk memeras orang lain. Sebut saja virus Vundo/Antivirus2009/Antivirus360 yang memberikan pesan “You’re infected! Give us sixty bucks and we’ll fix it!”
 12. Sebagai 'resume'
Ingin mendapat pekerjaan di perusahaan antivirus? Coba saja buat sebuah virus komputer yang sulit untuk dibersihkan, lalu buat juga cara untuk membersihkannya, kemudian kirimkan ke perusahaan antivirus. Hal seperti itu sama persis ketika anda membuat resume tapi kali ini adalah anda ingin diakui dan dipakai oleh perusahaan antivirus dengan menjual 'hasil karya' anda yang berupa virus komputer kepada mereka.

TIPS MICROSOFT WORD


TIPS MICROSOFT WORD
By : Fajar Y.Z.

A.   TOMBOL PINTAS MS. WORD
1.   Berhubungan dengan Dokumen
·         CTRL+N : Membuat dokumen baru
·         CTRL+O : Membuka dokumen
·         CTRL+S : Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit
·         CTRL+W : Menutup dokumen. Jika dokumen belum disimpan, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah dokumen ingin disimpan atau tidak.
·         CTRL+ALT+S : Membagi (split) jendela dokumen menjadi dua bagian. Setelah mengetik CTRL+ALT+ S, klik pada posisi yang diinginkan
·         SHIFT+ALT+C : Menutup kembali jendela dokumen yang telah dibagi dua bagian / displit (CTRL+ALT+ S)
·         CTRL+ALT+P : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Print Layout. Lihat menu View
·         CTRL+ALT+O : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan outline. Lihat menu View
·         CTRL+ALT+N : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Normal. Lihat menu View
·         ALT+R : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Reading. Lihat menu View

2.   Berhubungan dengan Pencarian Dokumen
·         CTRL+F : Mencari teks atau objek spesial lainnya dalam dokumen
·         ALT+CTRL+Y : Melanjutkan pencarian CTRL+F setelah kotak dialog pencarian ditutup
·         CTRL+H : Mencari teks tertentu di dalam dokumen kemudian menimpanya/menggantinya dengan teks lain
·         CTRL+G : Cara singkat untuk menuju ke suatu halaman, bookmark, footnote, tabel, komentar (comment), gambar,atau ke lokasi tertentu lainnya.
·         ALT+CTRL+Z : Pindah ke dokumen lain, atau ke bagian lain dalam dokumen, atau antar dokumen dengan email yang diedit di MS Word.
·         Tombol arah/panah (←↑→↓) : Menggerakkan kursor sesuai arah tanda panah
·         PAGE UP atau PAGE DOWN : Pindah ke atas batas atau ke bawah batas halaman yang ditampilkan di monitor
·         ALT+CTRL+PAGE UP : Pindah ke awal tampilan di monitor
·         ALT+CTRL+PAGE DOWN : Pindah ke akhir tampilan di monitor
·         CTRL+HOME : Pindah ke awal dokumen
·         CTRL+END : Pindah ke akhir dokumen
·         HOME : Pindah ke awal baris
·         END : Pindah ke akhir baris

3.   Berhubungan dengan proses mencetak dokumen
·         CTRL+P : Cetak dokumen (membuka kotak dialog Print)
·         ALT+CTRL+I atau CTRL+F2 : Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar
·         Tombol arah / panah (←↑→↓) : Pindah ke halaman tertentu sesuai arah panah dalam tampilan print preview
·         PAGE UP atau PAGE DOWN : Pindah ke halaman sebelumnya atau sesudahnya dalam tampilan print preview
·         CTRL+HOME : Pindah ke halaman pertama dalam tampilan print preview
·         CTRL+END : Pindah ke halaman terakhir dalam tampilan print preview

4.    Berhubungan dengan proses edit dokumen
·         ALT+CTRL+F : Menambah footnote
·         ALT+CTRL+D : Menambah endnote
·         BACKSPACE : Menghapus satu karakter ke kiri
·         CTRL+BACKSPACE : Menghapus satu kata ke kiri
·         DELETE : Menghapus satu karakter ke kanan
·         CTRL+DELETE : Menghapus satu kata ke kanan
·         CTRL+X : Cut : Mengambil teks/gambar
·         CTRL+C : Copy: menduplikat teks/gambar
·         CTRL+C, C : Memunculkan daftar teks yang telah di-copy atau di-cut
·         F2 : Memindahkan teks atau gambar, dengan memilih dulu teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER
·         CTRL+V : Paste: menyisipkan teks/gambar yang telah di-cut atau di-copy.

5.    Berhubungan dengan inserting symbol
·         CTRL+F9 : Membuat sebuah field
·         SHIFT+ENTER : Membuat baris baru
·         CTRL+ENTER : Membuat halaman baru
·         CTRL+SHIFT+ENTER : Membuat bagian dokumen baru. Bagian yang baru ini bukan lanjutan dari halaman sebelumnya, jadi nomor halamannya bisa dimulai dari yang baru, CTRL+SHIFT+SPACEBAR : Membuat spasi yang tidak bisa dipisahkan. Maksudnya seolah-olah dua kata yang berada di antara spasi tersebut tetap berada dalam satu baris
·         ALT+CTRL+C : Simbol Copyright ( © )
·         ALT+CTRL+R : Simbol Registered Trademark ( ® )
·         ALT+CTRL+T : Simbol Trademark ( ™ )
·         “kode simbol”, ALT+X : Memasukkan simbol tertentu, dengan menulis dulu kode simbolnya, lalu tekan ALT+X. Daftar simbol dan kodenya dapat anda lihat pada menu “Insert”, “Symbol…”, lalu pilih tab Symbol. Contoh : untuk menulis simbol ∑ , ketik 2211 lalu tekan ALT+X. Kode simbol berupa kode Unicode (Hexadesimal).
·         ALT+”kode simbol” : Memasukkan simbol tertentu sesuai dengan kode simbolnya (desimal ANSI). Kode simbolnya berupa angka-angka yang harus diketikkan melalui Keypad Numeric.

MEMBUAT DAFTAR ISI (TABLE OF CONTENTS) DI WORD 2007
Kita mungkin lebih sering fokus pada isi dokumen ketimbang bagian lain yang juga penting, seperti daftar isi. Sehingga bagian ini sering dikerjakan belakangan dan kadang karena diburu waktu, kita tidak sempat memperbaikinya bila ada perubahan pada dokumen.
Hal di atas sering terjadi bila membuat daftar isi secara manual. Oleh sebab itu, ganti cara manual dengan fitur yang sudah disediakan oleh Microsoft Word. Fitur ini dapat membantu membuat daftar isi dengan cepat dan seandainya ada perubahan pada nomor halaman dan judul dalam dokumen, kita dapat melakukan update daftar isi dengan beberapa perintah sederhana saja.


CROP ATAU POTONG GAMBAR DI MICROSOFT WORD
Untuk memotong gambar di Microsoft Word, ada dua cara. Kita bisa mengambil gambar dari dokumen tersebut, lalu menyuntingnya dengan aplikasi pengolah gambar. Itu cara pertama. Cara kedua adalah sunting langsung di Microsoft Word.

Misalnya, Anda hanya membutuhkan tampilan Standard toolbar, dari hasil tangkapan layar (print screen) yang sudah Anda lakukan. Proses pemotongan (crop) dapat dilakukan dengan langkah berikut.
·      Paste hasil print screen Anda.
·      Klik gambar yang dimaksud.
·      Secara default begitu Anda klik gambar hasil print screen tersebut, toolbar Picture akan aktif.
·      Klik pada ikon Crop di sebelah kiri ikon Line style.
·      Klik, lalu seret sudut atau pada kotak putih kecil pada gambar yang dimaksud.
·      Tentukan sesuai ukuran yang Anda kehendaki.


MEMBUAT MAIL MERGE


MEMBUAT MAIL MERGE

Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.
Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label, dan amplop.
Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu:
  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima.
    Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat. Selain itu:
  • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain.
    Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:
Tahap I Membuat Data Source
  1. Buat data source di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
    Description: data source mail merge

Tahap II Membuat Dokumen Master
  1. Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat.
    Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
    Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.
Description: Dokumen Master mail merge

Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master
  1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
    Description: Start Mail Merge
  2. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  3. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  4. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  5. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  6. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  7. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  8. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.
    Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <<data field>>.
    Description: Tampilan Data Field
Tips:
    • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
    • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
      2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
    • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen pada Data Source dan klik tombol Refresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar.
Description: Mail Merge Recipients

  1. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol PreviewResults.
    Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
    Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol PreviewResults dan lakukan perubahan yang diinginkan.
    Description: Preview Result - Mail Merge

Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge
Description: Finish and Merge
  1. Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:
    • Print Documents, untuk mencetak surat.
      Ada 3 pilihan:
      1. All untuk mencetak semua surat.
      2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
      3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
Description: Merge to Printer
    • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
      Pilihan sama dengan di atas (All, Current record dan nomor urut tertentu).
      Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut.